SENI BUDAYA

Lantas apa sih sebenarnya seni budaya itu? Istilah seni budaya pada dasarnya merupakan sebuah frasa kata yang berasal dari kata “seni” dan kata “budaya”. Kata seni sendiri berasa dari bahasa sanskerta yaitu kata sani (pemujaan, persembahan, pelayanan) yang sering kali diartikan sebagai setiap hal yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menghadirkan unsur keindahan yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Sedangkan kata budaya berasal dari kata buddhayah (bahasa sanskerta), yang artinya budi / akal yang digunakan oleh manusia dan diturunkan secara berkelanjutan.

SENI RUPA

Pengertian seni rupa yang tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan mengikuti pola pola, aturan, atau “pakem” tertentu yang menjadi pedoman seni dan dibuat berulang ulang tanpa merubah bentuk aslinya. Adapun aturan aturan yang dimaksud berhubungan dengan bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan, dan ukuran.Aspek aspek dalam berkarya seni rupa tradisional seperti pengertian seni rupa tradisional diatas masih bertahan hingga saat ini. .

SENI BATIK

Pengertian Seni Batik adalah sebuah teknik menggambar diatas kain dan memanfaatkan lilin dan canting sebagai bahan dan alat untuk membuatnya. Menurut Para Ahli dan pakar kesenian, pengertian batik sangatlah beragam, banyak pendapat yang menjelaskan teori batik ini. Seperti telah kita ketahui bahwa batik adalah salah satu kesenian milik bangsa indonesia, maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia mengetahui seluk beluk dari seni batik secara lebih mendalam agar batik tidak punah dan tetap menjadi identitas bangsa Indonesia..

SENI MUSIK

Pengertian seni musik secara umum adalah sebuah cabang seni yang fokus menggunakan melodi, irama, tempo, harmoni, juga vocal yang berperan sebagai sarana dalam menuangkan perasaan penciptanya. Seni musik dapat bertambah dan berganti seiring berjalannya waktu.

KESENIAN WAYANG

Kesenian Wayang Kulit merupakan budaya Indonesia yang berasal dari Jawa danaberhasil terkenalhingga di tanah manca negara. Wayang merupakan seni budaya yang menonjol di bangsa Indonesia jika dibandingankan dengan seni budaya lainnya. Dalam seni budaya wayang mencakup seni musik, seni suara, seni peran, seni tutur,seni lukis, seni sastra, hingga seni perlambangan. Kesenian watang sebagai budaya Indonesia semakin berkembang lebih pesat dari tahun – tahun ke tahun.

Rabu, 24 Januari 2018

Seni Batik


Pengertian Seni Batik adalah sebuah teknik menggambar diatas kain dan memanfaatkan lilin dan canting sebagai bahan dan alat untuk membuatnya. Menurut Para Ahli dan pakar kesenian, pengertian batik sangatlah beragam, banyak pendapat yang menjelaskan teori batik ini. Seperti telah kita ketahui bahwa batik adalah salah satu kesenian milik bangsa indonesia, maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai bangsa Indonesia mengetahui seluk beluk dari seni batik secara lebih mendalam agar batik tidak punah dan tetap menjadi identitas bangsa Indonesia.
Hasil gambar untuk seni batik


Batik merupakan salah satu karya seni rupa terapan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti pakaian dll. Banyak sekali sumber yang telah menjelaskan mengenai batik dan pengaplikasiannya sehari-hari. Dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai seni batik secara lebih medetail.
Apa Itu Seni Batik?
UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Curtural Organization) telah menetapkan batik sebagai warisan budaya asli Indonesia. Nah, lalu apa itu seni batik? Kita simak pengertian seni batik menurut para ahli di bawah ini :
1. Nusjirwan Tirtaamidjaja
Seni Batik adalah teknik menghias kain atau tekstil dengan menggunakan lilin dalam proses pencelupan warna, yang semua proses tersebut menggunakan tangan.
2. Santosa Doellah
menyatakan bahwa batik adalah sehelai kain yang dibuat secara tradisional dan terutama juga digunakan dalam matra tradisional, memiliki beragam corak hias dan pola tertentu yang pembuatannya menggunakan teknik celup rintang dengan lilin batik sebagai bahan perintag warna. Oleh karena itu suatu kain dapat disebut batik apabila mengandung dua unsur pokok, yaitu jika memiliki teknik celup rintang yang menggunakan lilin sebagai perintang warna dan pola yang beragam hias khas batik.
3. Afif Syakur
Batik adalah serentang warna yang meliputi proses pemalaman (lilin), pencelupan (pewarnaan) dan pelorotan (pemanasan), hingga menghasilkan motif yang halus yang semuanya ini memerlukan ketelitian yang tinggi.
Nah, dari 3 pendapat para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa seni batik adalah :
  • Seni Batik merupakan sebuah teknik untuk menghias kain dengan beberapa proses yang dilakukan
  • Proses dalam membatik terdiri dari proses penulisan menggunakan lilin, pencelupan menggunaka pewarna kain dan pemanasan untuk membersihkan proses pewarnaan yang belum sempurna.
  • Proses penulisan batik biasanya menggunakan canting dan lilin yang dilakukan manual oleh tangan.
  • Seni Batik identik dengan motif yang beragam dan kaya
  • Batik merupakan kain tradisional dan salah satu ciri khas bangsa Indonesia.

Sejarah Seni Batik di Indonesia

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan batik, tentunya penasarankan bagaimana sejarahnya batik hadir di Indonesia dan menjadi karya seni khas bangsa kita. Batik mulai dikenal sejak abad XVII yang pada awalnya ditulis di atas daun lontar. Namun, Perkembangan batik di Indonesia hingga menjadi ciri khas dimulai dari jaman kerajaan majapahit hingga sekarang. Pada saat itu hanya orang-orang keraton (para raja) yang dapat mengenakan batik dan hanya terbatas dalam beberapa corak saja.
  1. Jaman Kerjaan Majapahit
Pada akhir abad ke XIX tentara-tentara yang tinggal di daerah Bonorowo (Tulung Agung) membawa budaya batik. Merekalah yang mengembangkan batik pada saat itu. Pada saat itu bahan pembuatan batik masih sangat alami seperti mengkudu, dll. Penggunaan bahan dari luar negeri sebagai bahan dasar pembuatan batik dimulai setelah terjadi perang dunia ke satu karena pada saat itu banyak sekali pedagang-pedagang asal cina yang berjualan di Mojokerto, yang mana metoda pembuatan batik juga berkembang, tidak hanya ditulis namun di cap.Meski perkembangan batik dimulai dari jaman kerajaan majapahit, namun batik mulai berkembang pesat jaman kerajaan di daerah Jawa Tengah seperti Surakarta dan Yogyakarta. Dampaknya adalah terdapat kemiripan corak antara batik khas Mojokerto & Tulung Agung dengan Batik Yogyakarta atau Solo.
  1. Jaman Penyebaran Islam
Raden Katong atau Batoro Katong yang merupakan adik dari Raden Patah membawa ajaran islam dari Majapahit ke Ponorogo yang mana jejaknya berupa sebuah mesjid di saerah Patihan Wetan.Pada saat itu, batik masih terbatas untuk penghuni keraton sampai seorang Puteri Keraton Solo menjadi Isti Kyai Hasan Basri yang memilki  Pesantren Tegalsari di Ponorogo. Sejak saat itu banyak dari anggota keraton yang mulai menuntut ilmu di pesantren, sebab itulah batik mulai dikenal tidak hanya di dalam keraton namun sampai ke Ponorogo.

Motif Batik

Apa sih yang dimaksud dengan Motif Batik? Dilansir dari halaman wikipedia, Motif batik adalah kerangka gambar yang mewujudukan batik secara keseluruhan.
Pada perkembangannya selain penggunaan batik yang hanya terbatas di dalam keraton, corak atau ragam batik pun tidak sebanyak saat ini. Motif batik yang ada pada saat ini pada perkembangannya banyak dipengaruhi oleh pengaruh asing mengingat Indonesia dijajah tidak oleh satu negara dan etnis saja. Banyak motif batik yang dipengaruhi oleh Tionghoa, ataupun bangsa Eropa.
Sampai dengan saat ini, motif batik yang ada jumlahnya sudah mencapai ribuan dan dapat dikelompokan menjadi 7 kelompok batik Indonesia, di antaranya :
  1. Motif Batik Parang
Motif Batik ParangFilosofi atau makna yang terkandung pada motif batik ini adalah petuah : “jangan menyerah sebagaimana ombak laut yang tidak pernah berhenti bergerak.” Batik dengan motif ini disebut-sebut sebagai motif batik paling tua karena sudah ada sejak jaman Kerajaan Mataram Kartasura (Solo).
Dalam perkembangannya, batik parang ini mengalami banyak sekali inovasi dan modifikasi sehingga banyak bermunculan macam-macam motif yang inovatif serta dapat digunakan oleh semua kalangan di Indonesia, sangat berkebalikan dengan keadaan pada jaman kerajaan dimana jumlah motif yang terbatasa dan hanya untuk pakaian para penghuni keraton.
Gambar di samping merupakan batik motif parang tuding yang memiliki kepercayaan kepada siapa saja yang mengenakannya mampu menjadi orang yang dapat mengarahkan atau orang yang dapat memberi petunjuk pada sesamanya. Motif atau jenis dari Motif Batik parang ini juga beragam, di antaranya :
  • Parang Rusak
  • Parang Rusak Barong
  • Parang Klitik
  • Parang Kurumo
  • Parang Tuding
  • Parang Curigo
  • Parang centung
  • Parang Pamor
  1. Motif Batik Geometri
Motif Batik GeometriPada hgambar disamping dapat dilihat bahwa batik motif geometri ini memiliki ciri khas berupa oranamen yang tersusun secara teratur atau secara geometris. Bentuk yang digunakan  dalam motif ini mempunyai bentuk dasar dari bangun datar atau banguan dua dimensi seperti persegi panjang, sigitiga, gigi gergaji, jajaran genjang, dll.
Bentuk dasar geometri yang digunakan kemudian dipadupadankan dengan oranmen lain entah itu flora atau fauna seperti pada motif batik lain untuk memerkuat budaya dan kekayaan alam yang di miliki Indonesia.
Macam-macam motif  Geometri :
  • Pilin
  • Swastika
  • Meander
  • Kawung
  • Ceplokan
  • Banji
  • Tumpal
  • Pinggir Awan
Sponsors Link

  1. Motif Batik Banji
Motif Batik BanjiSelain batik motif parang, Banji juga merupakan salah satu motif batik tertua. Motif ini terkenal dengan kebudayaan kuno yang ada siseluruh dunia. Benji merupakan bahasa Eropa yang berarti sebuah kepercayaan dan bila dilihari dari motif batinya, bermakna sebuah kepercayaan harus dibentengi atau dijaga.
Selain itu ada pendapat lain yang menyatakan bahwa banji berasal dari dua kata yaitu ban dan dzi yang artinya sepuluh ribu yang bermakna rezeki dan kebahagiaan yang melimpah.
  1. Motif Batik Tumbuhan Menjalar
Motif Batik Tumbuhan Menjalar

Batik dengan Motif ini adalah batik yang paling banyak ditemui di Indonesia. Batik dengan motif tumbuhan menjalar memiliki makna keindahan atau keharmonisan antara manusia dengan alam sekitarnya. Pada gambar disamping merupakan contoh dari batik dengan motif tumbuhan menjalar yang mana motif ini banyak dipengaruhi oleh budaya asing. Motif ini banyak berkembang di daerah pesisir dan biasanya hadir dengan warna-warna cerah yang cukup mencolok. Pada umumnya semua batik dapat digunakan untuk kebutuhan pakaian, dekorasi rumah dll. Dalam hal busana, batik dengan motif ini tidak hanya cocok digunakan untuk perempuan namun juga untuk laki-laki.
  1. Motif Batik Tumbuhan Air
Motif Batik Tumbuhan Air
Tidak berbeda jauh dengan Tumbuhan menjalar, makna dari motif batik ini menggambarkan fungsi atau peran tumbuhan air dalam kelangsungan hidup manusia dan hewan.
Artinya, antara tumbuhan, manusia dengan hewan memiliki sebuah rantai yang membuat kehidupan saling terikat dan tidak bisa dipisahkan.
Ragam hias yang terdapat dalam jenis motif ini sangatlah banyak macamnya seperti, Ganggong bronta, Ganggong curiga, Ganggong Garut, Ganggong jubin, Ganggong kebar, Ganggong lerep, Ganggong madubranta, Ganggong paningran, Ganggong rante, ranti, Ganggong sari, dll.
  1. Motif Batik Bunga
Batik Motif BungaMotif bunga merupakan motif yang banyak dijumpai. Batik dengan motif ini memiliki makna keindahan, kebahagian dan kemakmuran.
Motif bunga juga salah satu motif batik yang paling sering ditemui. Pola bunga biasanya digabungkan dengan deadunan dan unsur-unsur lain untuk memperkuat ke alamian dari motifnya sendiri.
Penggunaan motif bunga ini tidak terbatas pada batik saja, motif bunga jga banyak diterapkan pada desain atau pola dari guci hias, atau kerajinan seni rupa lain yang menggunakan media tanah liat atau keramik.
  1. Motif Batik Satwa dan Kehidupannya
Batik Motif HewanWujud atau figur satwa yang ada dalam motif batik memiliki makna dan arti yang berbeda-beda sesuai dengan jenis satwa dan keadaan yang digambarkan pada batiknya.
Beberapa satwa yang biasa digunakan dalam motif batik ini diantaranya : ikan, kupu-kupu, burung, gajah dll. Pada motif batik di samping terlihat bahwa hewan yang digunakan adalah gajah.
Gajah sendiri memiliki filosofi secara umum sebagai kekuatan atau libido power. Gajah seringkali identik dengan kepercayaan India atau masyarakat hindu sebagai unsur yang menopang seluruh alam semesta.
Sekali lagi bahwa setiap bentuk satwa yang digambarkan memiliki arti atau makna yang berbeda sehingga tidak semua motif memiliki fungsi dan pengaplikasian yang sama.
Begitu kayanya bangsa Indonesia dengan segala kekayaan budaya yang dimilikinya. Sudah sepatutnya kita menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya Indonesia agar tidak hilang dan tetap menjadi identitas serta kebanggaan seluruh Rakyat Indonesia.

SUMBER : https://ilmuseni.com/seni-rupa/pengertian-seni-batik

Perkembangan Seni Pahat Di Indonesia

 Hasil gambar untuk seni PAHAT
Di Indonesia, seni pahat mulai dikenal sejak zaman perunggu. Hal ini dibuktikan dengan peninggalan-peninggalan berupa patung, peti kubur batu, gelang, cincin, gelang kaki dan lain-lain.
Seni pahat mengalami perkembangan yang pesat pada masa Hindu-Budha. Seni pahat banyak menghiasi candi atau bangunan lain. Patung dengan berbagai bentuk dan gambaran juga banyak dibuat. Hal ini tidak mengherankan karena candi dan patung adalah “sarana’ peribadatan penting bagi pemeluk Hindu dan Budha.
Ketika kejayaan Hindu Budha surut dan digantikan Islam, seni pahat juga ikut surut. Hal ini, selain karena sudah berpindah keyakinan (sehingga patung dan candi sebagai sarana peribadatan sudah tidak diperlukan), juga Islam “melarang pembuatan” patung atau membuat sesuatu yang menyerupai makhluk hidup. Seni pahat lebih berkembang pada pembuatan jirat/maesan dan alat-alat rumah tangga. Tetapi pada daerah-daerah yang tidak atau kurang tersentuh Islam, seni pahat tetap berkembang seperti semula. Misal daerah pedalaman dan Bali.
Pada masa penjajahan Belanda seni pahat juga bisa dikatakan stagnan. Baru setelah Jepang berkuasa di Indonesia, seni pahat dihidupkan kembali. Tujuan pokok sebenarnya bukan pada perkembangan seni pahat tersebut, melainkan untuk mengambil hati rakyat Indonesia.
Setelah proklamasi kemerdekaan, Presiden Soekarno (yang juga seorang pecinta seni) berusaha mengembangkan seni pahat. Bila sebelumnya hasil seni pahat lebih untuk memenuhi kebutuhan hidup, sekarang lebih pada untuk memenuhi kebutuhan keindahan. Pada masa kini banyak lahir pemahat dan pematung dengan hasil karyanya yang cukup tersohor.

Kesenian Wayang

Kesenian Wayang Kulit merupakan budaya Indonesia yang berasal dari Jawa danaberhasil terkenalhingga di tanah manca negara. Wayang merupakan seni budaya yang menonjol di bangsa Indonesia jika dibandingankan dengan seni budaya lainnya. Dalam seni budaya wayang mencakup seni musik, seni suara, seni peran, seni tutur,seni lukis, seni sastra, hingga seni perlambangan. Kesenian watang sebagai budaya Indonesia semakin berkembang lebih pesat dari tahun – tahun ke tahun.
Penduduk Indonesia diharuskan mengenal seni wayang serta nama – nama tokoh dalam wayang. Kesenian wayang dpat dijadikan sebgai media penerangan, pendidikan, dakwah, pemahaman filsafat Jawa, dan terutama sebagai hiburan. Jika ditanah Jawa wayang kulit termasuk salah satu pertunjukkan seni sebagai adat di suatu daerah tertentu.
Di Malang Jawa Timur misalnya ketika upacara di tanggal 1 suro selalu diiringi dengan pertunjukkan wayang sebagai adat yang harus dilaksanakan setiap tahun. Pada upacara adat tersebut dilakkukan larung sesaji di pantai segoro kidul sebagai persembahan untuk nyi roro kidul masyarakat meyakini dengan upacara tersebut akan terhindar dari bencana. Keberadaan seni wayang kulit sudah sejak lama sebelum agama Hindu masuk ke pulau Jawa. Karya seni wayang kulit ini merupakan adaptasi dari karya sastra India yaitu Mahabarata dan Ramayana. Kedua induk cerita tersebut dalam pewayangan diubah serta ditambahkan dengan menyesuaikan falsafah asli Indonesia.
Hasil gambar untuk seni wayang
Sejarah Kesenian Wayang Kulit ini berasal dari pula jawa yaitu Jawa Timur yang semakin berkembang di Indonesia baik di Jawa Timur dan Jawa Tengah bahkan Bali. Seni wayang memiliki kaitan yang sangat erat dengan keadaan realigi dan sosiokulturan kebudayaan Jawa. Seperti tokoh Punokawan tokoh ini merupakan sangat penting dalam pertunjukkan wayang. Punokawan terdiri dari Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong keempatnya memiliki peran penting dalam pewayangan. Kemudian istilah teknis pewayangan secara keseluruhan berasal dari bahasa Jawa kuno (Ngoko, Madyakrama). Sejak tahun 1951 buku pewayangan diterbitkan dan menyatakan bahwa wayang memang kesenian asli dari budaya Indonesia yang berasal dari tanah Jawa. Budaya wayang lahir sejak masa pemerintahan Prabu Airlangga yang merupakan Raja kerjaan Kahuripan kerajaan yang ada di Jawa Timur.
Karya sastra yang akan digunakan pada jalan cerita wayang dirulis oleh pujangga Indonesia berasal dari tanah jawa sejak abad  X. Salah satu naskah yang tertulis Kitab Ramayana Kakawih dengan tulisan bahasa Jawa Kuno atau huruf Hanacaraka. Selain itu pujangga jawa juga mnerjemahkan kisah Mahabarata dan Ramayana dari bahasa India ke dalam bahasa Jawa Kuno. Meskipun mengubah dari bahasa India kedalam bahasa Jawa dalam menceritakan kembali lebih menambahkan dengan memasukkan falsafah budaya Jawa ke dalamnya. Misalnya , Karya Empu Panuluh, Empu Kanwa Arjunawiwaha, dan Empu Sedah. Terdapat juga karya agung yang dikerjakan oleh Prabu Jayabaya (Raja Kediri).
Kesenian Wayang Kulit sebagai suatu pagelaran seni budaya yang menjadi hiburan sejak jaman kerajaan Raja Airlangga. Pada masa itu terdapat prasasti dengan berisi tulisan mawayang dan aringgit yang berarti pertunjukkan wayang. Kata wayang berasal dari wewayangan yang artinya bayangan. Jadi dalam sebuah pertunjukkan wayang kulit selalu menggunakan secarik kain berwarna putih sebagai pembatas dan ketika wayang tersebut dimainkan terdapat bayangan yang tampak jelas pada kain pembatas tersebut. Dengan demikian penononton menyaksikan bayangan dari wayang yang ada pada kain terseut itulah sebabnya kata wayang berarti bayangan. Menariknya kesenian wayang selalu diiringi dengan musik gamelan tradisonal khas budaya Jawa. Kesenian wayang lebih terlihat unsur Jawa karena cerita – cerita pada pertunjukkan wayang menyangkut tentang leluhur kerajaan Majapahit.

Seni Keramik

Seni Keramik

Seni Keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik untuk membuat karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer. Selain itu dibedakan pula kegiatan kriya keramik berdasarkan prinsip fungsionalitas dan produksinya.

Tembikar di zaman Neolitikum menjadi sebuah hiasan sebagai lambang atua simbol kehidupan spritual. Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk dan corak hiasannya. Awalnya benda tersebut berbentuk sederhana, dalam perkembangannya menjadi bentuk macam-macam dan rumit yang disertai hiasan yang membuat banyak variasi dan detailnya.

Istilah Seni Kriya berasal dari bahasa Sansekerta dari kata Krya yang berarti mengerjakan. Krya terus berkembang menjadi karya, kriya dan kerja. Dalam arti khusus kriya adalah mengerjakan suatu hal untuk menghasilkan sebuah benda atau objek. Namun, semakin berkembang disebutlah seni kriya.
Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia Kriya diartikan sebagai pekerjaan (kerajinan tangan). Dalam bahasa Inggris disebut Craft yang berarti energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu. 

Fungsi Seni Kriya 

Secara garis besar, fungsi seni kriya adalah sebagai berikut :
1. Hiasan (Dekorasi). Banyak hasil produk dari seni kriya digunakan untuk benda pajangan. Seni kriya tersebut lebih mengutamakan keindahan dari pada fungsinya sehingga seni kriya jenis ini mengalami berbagai pengembangan. Contohnya hiasan dinding, karya seni ukir, patung, cinderamata dan lain sebagainya..
2. Benda Terapan (Siap Pakai). Seni kriya ini lebih mengutamakan fungsinya sebagai benda yang siap pakai, nyaman, namun tidak menghilangkan unsur keindahannya. Contohnya senjata, furnitur, keramik dan lain sebagainya.
3. Benda Mainan. Mungkin kita sering menjumpai seni kriya sebagai alat permainan yang biasanya dengan bentuk sederhana dan bahan yang mudah didapatkan dan dikerjakan, dengan harga yang relatif murah. Contohnya adalah boneka, kipas kertas, congklak dll.

Seni Kriya Gerabah

Gerabah merupakan salah satu hasil dari seni terapan. seni terapan merupakan seni yang hasilnya memiliki fungsi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Sebagai contoh, gerabah memiliki fungsi sebagai perkakas atau alat-alat rumah tangga. Gerabah ini terbuat dari tanah liat yang kemudian dibakar dengan suhu tertentu.
Kerajinan gerabah di Indonesia telah dikenal sejak zaman Neolitikum (zaman prasejarah/zaman batu baru) sekitar 3000–1100 SM. Gerabah juga dikenal dengan istilah tembikar atau keramik. Gerabah yang dihasilkan oleh masyarakat Indonesia berupa barang pecah belah seperti tempayan, periuk, belanga, kendi, dan celengan. Teknik pembuatan gerabah pada saat itu sangat terbatas dan sederhana. Proses akhir dari
pembuatan gerabah adalah pembakaran suhu rendah dengan menggunakan jerami atau sabut kelapa.
Sampai saat ini seni pembuatan gerabah masih bertahan di beberapa daerah di Indonesia, terutama di desa-desa. Teknik pembuatannya pun masih sederhana dan tradisional. Tujuan dari pembuatan gerabah ini pun masih hanya untuk keperluan masyarakat sehari-hari, yaitu benda-benda praktis. Belum banyak pengrajin gerabah yang menunjukkan suatu usaha untuk menciptakan gerabah yang bernilai estetis.
Berikut ini beberapa hasil seni gerabah yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia beserta fungsinya.
1. Kendi berfungsi sebagai tempat menyimpan air minum.
2. Periuk berfungsi sebagai alat untuk memasak nasi.
3. Belanga berfungsi sebagai alat untuk memasak sayur.
4. Tempayan berfungsi sebagai alat untuk menyimpan beras atau air.
5. Anglo berfungsi sebagai alat untuk memasak (serupa dengan kompor).
6. Celengan berfungsi sebagai tempat menyimpan uang.

Teknik Pembuatan Gerabah

1. Teknik Lempeng (Slabing)
    Teknik lempeng (slabing) merupakan teknik yang digunakan untuk membuat benda gerabah berbentuk kubistis dengan permukaan rata. Teknik ini diawali dengan pembuatan lempengan tanah liat dengan menggunakan rol kayu penggilas. Setelah menjadi lempengan dengan ketebalan yang sama, kamu dapat memotong dengan pisau atau kawat sesuai dengan ukuran yang kamu inginkan. Selanjutnya, kamu dapat membuat menjadi bentuk kubus atau persegi. Kemudian, tahap akhir diberi hiasan dengan cara ditoreh pada saat tanah setengah kering.
  • Gulung lempengan dengan cetakan silinder.
  • Potong kelebihan tanah menggunakan butsir.
  • Ratakan tanah dan beri alas lingkaran.
  • Satukan 3 sisi lempengan dengan lem tanah.
  • Tambahkan sisi lainnya dan satukan dengan cara yang sama.
  • Menggunakan butsir rapikan bentuk persegi dengan hati-hati
2. Teknik Pijat (Pinching)
    Teknik pijat (pinching) merupakan teknik membuat keramik dengan cara memijat tanah liat langsung menggunakan tangan. Tujuan dari penggunaan teknik ini adalah agar tanah liat lebih padat dan tidak mudah mengelupas sehingga hasilnya akan tahan lama. Proses pijat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
  • Pijit tanah dengan ibu jari
  • Tekan tanah kemudian diputar
  • Bentuk leher dengan ibu jari
  • Membuat tutup dengan cara yang sama
  • Mengukur tutup dengan badan
3. Teknik Pilin (Coiling)
    Teknik pilin (coiling) adalah cara membentuk tanah liat dengan bentuk dasar tanah liat yang dipilin atau dibentuk seperti tali. Cara melakukan teknik ini adalah segumpal tanah liat dibentuk pilinan dengan kedua telapak tangan. Ukuran tiap pilinan disesuaikan dengan ukuran yang kamu inginkan. Panjangnya pilinan juga disesuaikan dengan kebutuhan. Kemudian, pilinan tanah liat tersebut kamu susun secara melingkar sehingga menjadi bentuk yang kamu inginkan. Jangan lupa tiap susunan ditekan dan tambahkan air supaya menempel.
  • Buat pilinan di atas meja
  • Buat lempengan lingkaran sebagai alas
  • Lilitkan pilinan di atas lempengan Rapikan menggunakan butsir
  • Selesaikan bentuk dengan pilinan
4. Teknik Putar (Throwing)
    Untuk membuat gerabah dengan teknik putar (throwing), kamu memerlukan alat bantu berupa subang pelarik atau alat putar elektrik. Cara melakukan teknik ini adalah dengan mengambil segumpal tanah liat yang plastis dan lumat. Setelah itu, taruhlah tanah liat di atas meja putar tepat di tengahtengahnya. Lalu, tekan tanah liat dengan kedua tangan sambil diputar. Bentuk tanah liat sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Teknik putar umumnya menghasilkan benda berbentuk bulat atau silindris.

5. Teknik Cetak Tekan (Press)
    Teknik cetak tekan dilakukan dengan menekan tanah liat yang bentuknya disesuaikan dengan cetakan. Teknik ini dilakukan untuk mendapatkan hasil dengan waktu yang cepat.
  • Tekan tanah ke dalam cetakan gips.
  • Angkat tanah hasil cetakan menggunakan tanah.
  • Rapikan bentuk menggunakan tusuk gigi. Tuang tanah cair ke dalam cetakan.
  • Diamkan beberapa menit, lalu tuang sisa tanah cair dari cetakan.
  • Balik cetakan untuk membersihkan sisa tanah cair.
  • Buang sisa tanah yang tidak perlu.
  • Copot cetakan dari tanah. Rapikan benda hasil cetakan dengan butsir.
6. Teknik Cor atau Tuang
    Teknik cor atau tuang digunakan untuk membuat gerabah dengan menggunakan acuan alat cetak. Tanah liat yang digunakan untuk teknik ini adalah tanah liat cair. Cetakan ini biasanya terbuat dari gips. Bahan gips digunakan karena gips dapat menyerap air lebih cepat sehingga tanah liat menjadi cepat kering.
Pengolahan Tanah Liat Tanah liat yang baik untuk digunakan sebagai bahan dasar membuat gerabah adalah tanah liat yang berwarna merah coklat atau putih kecoklatan. Tanah liat dipersiapkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk membuat gerabah. Pertama-tama, tanah liat disimpan di suatu tempat, kemudian disiram air hingga basah merata. Setelah itu, tanah liat didiamkan selama satuhingga dua hari. Lalu, tanah liat digiling agar lebih rekat dan liat. Ada dua cara penggilingan, yaitu secara manual dan mekanis. Penggilingan manual dilakukan dengan cara menginjak-injak tanah liat hingga menjadi ulet dan halus. Adapun secara mekanis, tanah liat digiling dengan menggunakan mesin giling. Hasil terbaik akan dihasilkan dengan menggunakan proses giling manual. Tanah liat yang sudah digiling ini sudah siap untuk digunakan membuat gerabah.

Cukup Sekian dulu ya temen-temen, makasih udah visit :D, Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 

Pengertian Seni Budaya

Pengertian Seni Budaya – Berbicara mengenai seni budaya, hal yang pertama kali muncul di benak penulis adalah batik. Ya, batik merupakan salah satu karya seni budaya yang kita (bangsa Indonesia) miliki sejak beberapa ratus tahun yang lalu dan tetap bermanfaat serta digunakan hingga saat ini. Bahkan, hasil karya seni budaya Indonesia yang satu ini telah digunakan sebagai identitas / ciri khas negara Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara – negara lainnya.
Istilah seni budaya sendiri biasanya banyak digunakan di dunia seni. Bagi seorang seniman atau pun akademisi di bidang seni, istilah seni budaya tentunya bukanlah istilah yang asing bagi telinga mereka, akan tetapi bagi orang – orang awam, istilah ini tentunya merupakan istilah yang agak asing dan cukup jarang terdengar.
Lantas apa sih sebenarnya seni budaya itu?
Istilah seni budaya pada dasarnya merupakan sebuah frasa kata yang berasal dari kata “seni” dan kata “budaya”. Kata seni sendiri berasa dari bahasa sanskerta yaitu kata sani (pemujaan, persembahan, pelayanan) yang sering kali diartikan sebagai setiap hal yang sengaja dibuat oleh manusia untuk menghadirkan unsur keindahan yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Sedangkan kata budaya berasal dari kata buddhayah (bahasa sanskerta), yang artinya budi / akal yang digunakan oleh manusia dan diturunkan secara berkelanjutan.
Jika diartikan dari asal frasa katanya, maka seni budaya merupakan setiap karya seni yang sengaja dibuat dengan berlandaskan kepada akal / budi yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat, yang digunakan dan diturunkan dari masa ke masa secara berkelanjutan.

Pengertian Seni Budaya Menurut Para Ahli

Hasil gambar untuk seni budaya
Berikut merupakan beberapa arti istilah seni budaya yang coba diungkapkan / diutarakan oleh para ahli :
  1. M. Thoyibi
Menurut M. Thoyibi, seni budaya dapat diartikan sebagai penjelmaan rasa seni yang sudah membudaya, yang termasuk dalam aspek kebudayaan dan dapat dirasakan dan diresapi oleh banyak orang dalam rentang perjalanan sejarah peradaban manusia.
  1. Harry Sulastianto
Menurut Harry Sulastianto, pengertian seni budaya adalah sebuah keahlian dalam aktivitas mengekspresikan ide – ide dan pemikiran estetika, termasuk mewujudkan kemampuan dan imajinasi pandangan atas bebeberapa benda, karya, atau pun suasana, yang dapat menghadirkan rasa indah dan menciptakan peradaban manusia yang lebih maju.
  1. Sartono Kartodirdjo
Menurut Sartono Kartodirdjo, seni budaya merupakan sistem yang koheren, yang dapat digunakan untuk menjalankan komunikasi efektif melalu satu bagian seni yang dapat menunjukkan keseluruhan maksudnya.
  1. Ida Bagus Putu Perwita
Menurut Ida Bagus Putu Perwita, pengertian seni budaya adalah penunjang sarana pelaksanaan aktivitas dan upacara adat.
Itulah beberapa pengertian seni budaya menurut para ahli yang bisa kami sampaikan kepada Anda. Semoga bermanfaat ya!

Selasa, 09 Januari 2018

Pengertian Seni Ukir

SENI UKIR
PEMAHAMAN TENTANG SENI UKIR
Seni ukir atau ukiran merupakan gambar hiasan dengan bagian-bagian cekung ( kruwikan ) dan bagian-bagian cembung ( buledan ) yang menyusun suatu gambar yang indah. Pengertian ini berkembang hingga dikenal sebagai seni ukir yang merupakan seni membentuk gambar pada kayu, batu, atau bahan-bahan lain. Sebagai contoh cara membuat seni ukur kayu dan peralatan untuk mebuat seni ukir kayu adalah sebagai berikut :
Peralatan bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat seni ukir kayu :
  • Gergaji : biasa digunakan untuk memotong kayu, pilihlah gergaji yang sesuai untuk mempermudah dalam melakukan pemotongan.
  • Alat Pahat : alat ini biasa digunakan untuk memahat yaitu membentuk sebuah kayu menjadi bentuk rupa sehingga didapatkan hasil yang diinginkan.
  • Bor : alat ini biasa digunakan untuk mempermudah dalam melubangi kayu
  • lem : lem digunakan untuk penempelan jika waktu pemahatan ada yang patah. lem yang digunakan adalah lem khusus kayu yang mempunyai daya rekat tinggi untuk materi kayu.
  • dan masih banyak lagi peralatan pendukung lainnya
Proses membuat seni ukir kayu
  • Pertama-tama penyiapan bahan baku kayu, umumnya menggunakan mesin potong kayu dan alat pengering.
  • Kemudian pembentukan dibuat menggunakan gergaji dan alat pahat
  • Pembentukan halus atau pengukiran dengan menggunakan alat pahat
  • Penghalusan biasanya menggunakan amplas
  • Finishing biasanya dibantu dengan mesin semprot cat dan kuas untuk mewarna
Contoh gambar seni ukir kayu :









 
SUMBER : https://aku-pasti-bisaa.blogspot.co.id/2013/09/pengertian-seni-ukir_7.html

Pengertian Seni Patung

Untuk kali ini kami akan memberikan informasi mengenai seni patung yang dalam hal ini mengulas pengertian, jenis, bentuk dan tekniknya, nah agar dapat lebih mengerti dan memahaminya simak ulasan sebagai berikut ini.
"Seni Patung" Pengertian & ( Jenis - Fungsi - Bentuk - Teknik )

Pengertian Seni Patung

Dalam hal ini menurut bentuknya, patung merupakan salah satu karya seni rupa tiga dimensi. Sebab, patung memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi (volume) serta dapat dinikmati dari segala arah.
Pada umumnya, patung diciptakan untuk memenuhi kebutuhan batin atau dinikmati keindahannya saja. Dengan kata lain patung menurt fungsinya masuk dalam ketegori karya seni rupa murni.
Untuk di Indonesia sendiri kerajinan patung sudah ada sejal dulu dan berkembang sampai sekarang, jenis dan bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan patung-pun beragam, baik dari bahan lunak “seperti kayu, tanah liat, semen” maupun bahan keras “seperti batu dan logam”. Untuk bentuknya pun sangat beragam seperti bentuk manusia, bentuk hewan dan tumbuhan atau bentuk lain hasil modifikasi.

Jenis-Jenis Patung

Adapun jenis-jenis patung yang diantaranya yaitu:

Jenis Patung Dilihat Dari Cara Pembuatannya

  • Arca merupakan patung dengan bentuk makhluk hidup seperti manusia dan binatang.
  • Relief merupakan karya seni patung yang hanya bisa dinikmati dari arah depan karena terletak pada dinding.

Jenis Patung Dilihat Dari Posisinya

  • Patung Free Standing, merupakan jenis patung yang berdiri tegak.
  • Patung Zonde merupakan jenis patung yang utuh dalam posisi yang beragam seperti duduk, jongkok, tidur, berdiri dan lain-lain.
  • Patung Boss merupakan patung setengah badan.
  • Patung Tarso merupakan patung yang dibuat hanya bagian-bagian tertentu atau sebagian tubuhnya saja.

Jenis Patung Dilihat Dari Fungsinya

  • Patung Monumen (patung memorial) merupakan patung yang berfungsi sebagai peringatan terhadap seorang tokoh atau suatu peristiwa sejarah.
  • Patung sebagai Lambang Pemujaan (Sakral) merupakan patung yang digunakan sebagai lambang pemujaan dalam acara keagamaan atau sebagai media peribadatan.
  • Patung Miniatur merupakan patung tiruan suatu bangunan atau arca dalam ukuran kecil.
  • Patung Dekorasi merupakan patung yang berfungsi untuk keindahan (menghias) di dalam maupun di luar ruangan.

Teknik Pembuatan Patung

  • Teknik Butsir merupakan cara membuat patung dari bahan lunak (tanah liat, gips malam) dengan mengurangi dan atau menambah bagian-bagiannya.
  • Teknik Pahat merupakan cara pembuatan patung dari bahan keras (kayu, tulang, batu, gips yang mengeras) dengan mengurangi bagian yang tidak diperlukan.
  • Teknik Merakit merupakan pembuatan patung dengan cara merangkai bahan serta menghubungkannya “bahan-bahan yang telah rusak” seperti pada permainan puzzle.
  • Teknik Cetak atau Cor merupakan cara pembuatan patung dengan memanaskan logam hingga mencair kemudian dituangkan dalam cetakan.
  • Teknik Membentuk “dibentuk” merupakan teknik yang dilakukan dengan cara membentuk sedikit demi sedikit atau bertahap sehingga tercipta patung yang kita inginkan.
  • Teknik Modelling merupakan teknik pembuatan patung dengan cara membuat model terlebih dahulu.

Alat Untuk Membuat Patung Berdasarkan Bahan Yang Digunakan

  • Pembuatan patung berbahan tanah liat memerlukan butsir dan sudip untuk mengambil dan menambal atau menambahkan bahan serta menghaluskan permukaan yang sulit dijangkau secara langsung oleh tangan.
  • Patung berbahan kayu dalam pembuatannya memerlukan pisau, kapak, martil, gergaji serta ampelas.
  • Patung dari bahan batu alat yang digunakan berupa pahat baja, martil besi, gurinda “Grenda”.
  • Patung cetak dari bahan logam alat yang digunakan ialah kompor pengecor, alat cetak dan gurinda.
  • Patung pahat dari bahan logam “berupa plat” alat yang diperlukan berupa martil, tatah “patah” dan gurinda “grenda”.
  • Patung berbahan semen alat yang diperlukan pisau, martil dan tang.
Demikianlah pembahasan mengenai “Seni Patung” Pengertian & ( Jenis – Fungsi – Bentuk – Teknik ) semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Manfaat Seni

Manfaat Seni. Sebelum membahas tentang apa manfaat dari seni terlebih dahulu yang harus diketahui adalah apa yang dimaksud dengan seni..? Seni adalah keindahan dan seni adalah tujuan yang positif menjadikan penikmat merasa dalam kebahagiaan. Seni memliki manfaat bukan hanya pada manusia tetapi juga makhluk lain seperti tumbuhan dan hewan. Contohnya saja seni musik, bagi manusia musik dapat menyehatkan jantung,meningkatkan fungsi otak, menghilangkan stress, meningkatkan kreatifitas, meningkatkan produksi hormon, dll. Adapun nilai yang terkandung didalam seni adalah :
 Hasil gambar untuk manfaat seni

  1. Nilai keindahan,
  2. Nilai pengetahuan,
  3. Nilai kehidupan.
Berikut adalah Beberapa Manfaat Seni Dari Berbagai Aspek :
Seni dapat dipandang sebagai pesan religi atau keagamaan. Sebagai Contoh : kaligrafi, busana muslim/muslimah, dan lagu-lagu rohani. seni juga sering digunakan untuk sebuah upacara kelahiran, kematian, pernikahan dsb.contohnya : gamelan dalam upacara Ngaben di Bali (gamelan luwang, angklung dan gambang).

Seni sebagai media pendidikan dapat dilihat dalam musik, misalkan Ansambel karena didalamnya terdapat kerjasama, atau Angklung dan gamelan pun ada nilai pendidikannya karena kesenian tersebut terdapat nilai sosial, kerjasama dan disiplin. karya seni yang sering digunakan untuk pelajaran/pendidikan.

Seni dapat digunakan sebagai alat komunikasi seperti, kritik sosial, gagasan, kebijakan dan memperkenalkan produk kepada masyarakat. bisa dilihat dalam pagelaran wayang kulit, wayang orang dan seni teater ataupun poster, drama komedi dan reklame.

Seni sebagai sarana melepas kejenuhan atau mengurangi kesedihan yang khusus pertunjukan untuk berekspresi ataupun hiburan.

Seni sebagai media ekspresi seniman dalam menyajikan karyanya tidak untuk hal yang komersial, seperti : musik kontenporer, tari kontenporer, dan seni rupa kontenporer. (seni pertunjukan yang tidak bisa dinikmati pendengar/pengunjung, hanya bisa dinikmati oleh para seniman dan komunitasnya).

seni yang dibuat tanpa memperhitungkan kegunaannya, kecuali sebagai media ekspresi (karya seni murni) atau pun dalam proses penciptaan mempertimbangkan aspek kegunaannya, seperti : perlengkapan/peralatan rumah tangga yang berasal dari gerabah ataupun rotan.

Seni untuk kesehatan, seperti pengobatan penderita gangguan physic ataupun medis distimulasi melalui terapi musik (disesuaikan dengan latar belakang pasien). terbukti musik telah terbukti mampu digunakan untuk menyembuhkan penyandang autisme, gangguan psikologis trauma pada suatu kejadian dsb. pada tahun 1999 Siegel menyatakan bahwa musik klasik menghasilkan gelombang alfa yang menenangkan dapat merangsang sistem limbic jarikan neuron otak dan gamelan menurut Gregorian dapat mempertajam pikiran.


SUMBER : http://cahayamanfaat.blogspot.co.id/2015/11/manfaat-seni.html

Pengertian Seni Grafis



Seni Grafis

Pengertian Seni Grafis, Sejarah, Ragam Jenis Dan Contoh Seni Grafis Terlengkap


Pengertian Seni Grafis, Sejarah, Ragam Jenis Dan Contoh Seni Grafis Terlengkap Seni grafis adalah salah satu cabang seni rupa dimana proses pembuatan memanfaatkan teknologi komputer dan teknik cetak. Media yang digunakan untuk seni grafis ini biasanya menggunakan kertas atau kain. Seni grafis dapat kalian temukan di koran, majalah, papan reklame ataupun pakaian.
Seni grafis atau grafika berasal dari bahasa yunani yaitu Graphein yang berarti menulis. Seni grafis biasanya digunakan untuk mengungkapkan gagasan atau sebagai media ekspresi dan visualisaasi gagasan atau ide pada hal yang menarik perhatian.
Kali ini kita akan membahas tentang pengertian seni grafis, sejarah seni grafis, serta macam-macam atau ragam jenis seni grafis dan contohnya.

Pengertian Seni Grafis

Seni Grafis adalah karya seni yang dihasilkan melalui proses percetakan atau printing. Dalam bahasa inggris, seni grafis disebut dengan printmaking.
Seni grafis termasuk dalam karya senirupa dua dimensi. Pelaku seni grafis dapat menggunakan berbagai media mulai dari cara tradisional hingga kontemporer termasuk dari tinta/cat air, cat minyak, pastel minyak, dan juga pigmen padat larut air.
Menurut Abe Idlan, seni grafis adalah cabang seni rupa yang proses pembuatan karya tersbut mengggunakan teknik cetak, biasanya diatas kertas.
Kecuali teknik monotype yang prosesnya dapat menghasilkan salinan karya yang sama dengan jumlah banyak ini yang disebut dengan proses cetak.

Sejarah Seni Grafis

Mulanya, seni grafis berkembang di China. Disana, seni grafis digunakan untuk menggandakan tulisan-tulisan keagamaan. Tulisan tersebut diukir pada bidang kayu dan di cetak diatas kertas. China menemukan kertas secara massal pada tahun 105 yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Yi.
Karya seni dengan media kayu ditemukan dinegara asoa yang memiliki kultur tua dan kuat seperti China, Korea dan Jepang. Bangsa Romawi juga sudah mengenal teknik cetak ini yang digunakan untuk menghias jubah dengan cetak stempel. Namun teknik cetak ini kurang berkembang karena bangsa eropa tidak mengenal kertas. Teknik grafis mulai berkembang di Eropa pada abad ke 13 dengan ditemukkannya mesin cetak oleh Gutterberg yang juga mendirikan pabrik kertas pertama di Italia. Sejak saat itu, beragam teknil seni grafis berkembang di Eropa.
Awalnya seni grafis di Indonesia merupakan media alternatif bagi seniman yang sudah mengerjakan bidang lain seperti melukis ataupun mematung. Kronologisnya, seni grafis muncul sekitar tahun 1950-an, tokohnya yaitu Suromo dan Abdul Salam di Yogyakarta yang membuat karya dengan teknik cukil kayu atau woodcut dan kebanyakan karya nya adalah poster perjuangan. Tokoh lainnya tyaitu Marasutan (Jakarta) dan Mochtar Apin (Bandung).

Ragam Jenis dan Contoh Seni Grafis

Berdasarkan teknik pembuatannya, seni grafis dibagi menjadi beberapa macam yaitu:

Seni Grafis Cetak Tinggi (Relief)

Cetak Tinggi atau printing hight ialah jenis seni grafis yang proses pembuatannya menggunakan cetakan dari bahan yang dicukil sehingga permukaan mesia atak menjadi tinggi dan rendah atau Relief.
Bagian yang memiliki permukaan yang tinggi diberi tinta cetak dan alat rol karet, kemudian dicetak kembali dengan menggunakan kertas sehingga akan membentuk gambara yang sesuai dengan cetakan sebelumnya.
Agar mendapatkan seni grafis dengan teknik cetak tinggi maka dibutuhkan alat dan bahan seperti pisau, penggaris, aluminium, karet, karton, kertas tela tinta dan juga cat minyak. Teknik cetak tinggi umumnya diterapkan pada pembuatan cap dan stempel.

Seni Grafis Cetak Saring

Cetak Saring atau screen printing ialah salah satu teknik pembuatan seni grafis yang proses pembuatannya menggunakan cerakan dari bahan screen atau kain yang dilapisi dengan bahan yang peka terhadap cahaya.
Selanjutnya screen ditutup dengan film lalku dilakukan penyinaran. Kemudian screen dicuci dan akan terbentuk cetakanberlubang atau saring sesuai dengan film.

Seni Grafis Cetak Dalam

Cetak Dalam atau Intaglio Print adalah salah satu teknik pembuatan seni grafis yang pembuatannya menggunakan plat aluminium kemusian plat tersebut dibentuk menggunakan benda tajam agar dapat tercipta goresan yang dalam.
Selanjutnya, goresan pada plat aluminium tersebut diberi tinta dan bagian atasnya diberi kertas yang basah. Tinta tersebut akan melekat pada kertas sesuai dengan bentuk goresan yang ada pada plat aluminium.

Seni Grafis Cetak Datar

Cetak Datar atau Lithography ialah salah satu teknik pembuatan seni grafis dengan cara memperbanyak atau memproduksi gambar atau tulisan dengan menggunakan media cetakan yang memiliki permukaan yang datar atau rata. Teknik seni grafis ini dapat dijumpoai pada sistem mesin cetak atau teknik foto mekanik.

Cetak Stensil

Cetak stensil ialah teknik mencetak dengan menggunting kertas sesuai bentuk ataupun tulisan yang diinginkan kemudian kertas tersebut ditempelkan dengan kain atau papan yang akan diberi cat, lalu kertas tersebut di cat atau disemprot. Sehingga saat dicabut, hasil cat pada kain atau papan akan seperti kertas yang digunting . Penggunaan cetak stensil antara lain pada spanduk dan papan peringatan.

Kolagrafi

Kolagrafi ialah teknik mencetak dengan cara menempelkan objek pada kanvas dan seluruhnya diberi cat lalu objek tersebut dilepas, sehingga hasilnya bangian yang tidak terkena cat akan membentuk objek dan tampak cekung.

Contoh Seni Grafis

Demikian artikel yang diberikan tentang Pengertian Seni Grafis, Sejarah, Ragam Jenis Dan Contoh Seni Grafis Terlengkap semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan anda.

SUMBER :
http://www.pelajaran.co.id/2017/02/pengertian-seni-grafis-sejarah-ragam-jenis-dan-contoh-seni-grafis.html

Senin, 08 Januari 2018

Pengertian Seni Rupa

Selamat pagi, kali ini kita akan membahas tentang seni rupa yaitu pengertian seni rupa, unsur unsur seni rupa serta fungsi seni rupa itu sendiri.

Apa Pengertian Seni Rupa

Sederhananya, pengertian seni rupa adalah cabang seni yang membuat objek yang dapat dinikmati terutama melalui bentuknya.
Dikutip dari wikipedia indonesia, pengertian seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.
Ada yang mengelompokkan seni rupa dalam tiga bagian yaitu seni rupa tradisional, seni rupa modern dan seni rupa kontemporer. 
Pengertian seni rupa yang tradisional adalah seni rupa yang dibuat dengan mengikuti pola pola, aturan, atau “pakem” tertentu yang menjadi pedoman seni dan dibuat berulang ulang tanpa merubah bentuk aslinya. Adapun aturan aturan yang dimaksud berhubungan dengan bentuk, pola, corak, penggunaan warna, bahan, dan ukuran.Aspek aspek dalam berkarya seni rupa tradisional seperti pengertian seni rupa tradisional diatas masih bertahan hingga saat ini. 
Pengertian  seni rupa modern adalah seni rupa yang mengutamakan kreativitas dan inovasi sehingga menciptakan sesuatu yang baru. Seni rupa modern meninggalkan aturan aturan yang ada terhadap seni rupa tradisional.
Pengertian seni rupa kontemporer adalah seni rupa yang dipengaruhi oleh kreativitas dan kekinian yang terjadi seperti kondisi sekitar seperti keadaan politik dan lainnya.
Pengertian seni rupa adalah hasil ciptaan kualitas, hasil ekspresi, atau alam keindahan atau segala hal yang melebihi keasliannya serta klasifikasi objek-subjek terhadap kriteria tertentu yang diciptakan menajdi suatu struktur sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.





Unsur Unsur Seni Rupa

Setelah membahas tentang pengertian seni rupa, mari kita berlanjut ke unsur unsur seni rupa. Unsur unsur seni rupa terdiri atas titik, garis, bidang, bentuk, ruang, warna, tekstur, dan gelap terang.
Berikut penjelasan tentang unsur unsur seni rupa:
Pengertian Seni Rupa, Unsur Unsur & Fungsi Seni Rupa
Unsur unsur seni rupa

1. Titik

Titik adalah unsur seni rupa yang paling dasar yang berada pada dimensi satu. Dibutuhkan adanya titik untuk membentuk garis, bentuk, ataupun bidang.

2. Garis

Garis adalah unsur seni rupa yang merupakan hasil dari penggabungan unsur titik. Garis dalam seni rupa menjadi goresan atau batasan dari suatu benda, ruang, bidang, warna, tekstur dan lainnya. Garis terbagi atas tiga yaitu menurut jenisnya, menurut kesannya dan wujudnya. Garis menurut jenisnya yaitu garis lengkun, garis panjang, pendek, horizontal, vertikal, diagonal, berombak, putus, putus, patah-patah, spiral dan lainnya. Kesan garis dapat ditimbulkan oleh adanya variasi jenis jenis garis yang digunakan serta kebudayaan yang ada saat tersebut terhadap suatu simbol. Garis berdasarkan wujudnya ada dua yaitu semu dan nyata. Garis nyata dihasilkan oleh coretan sedangkan garis semu dihasilkan oleh adanya perbedaan warna terhadap dua benda atau lebih.

3. Bidang

Bidang merupakan unsur dalam seni rupa yang dihasilkan dengan mengabungkan beberapa garis. Bidang merupakan dimensi kedua yang memiliki panjang dan lebar. 

4. Bentuk

Bentuk adalah unsur dari seni rupa yang terbentuk dari gabungan dari berbagai bidang. Bentuk terdiri atas dua yaitu bangun dan bentuk plastis atau form. Shape atau bangun adalah sesuatu yang bentuknya seperti bulat, persegi, ornamental, tidak teratur dan lainnya sedangkan form atau bentuk plastis adalah bentuk subjektif atau tujuan dari adanya benda tersebut sehingga memiliki nilai seperti kasur yang berbentuk (shape) persegi panjang tapi form nya itu sebagai tempat tidur

5. Ruang

Ruang adalah unsur seni rupa yang memiliki dua sifat. Dalam karya seni rupa dua dimensi, ruang dapat bersifat semu sedangkan dalam seni rupa tiga dimensi, ruang bersifat nyata.
Oleh karena itu dalam karya dua dimensi kesan ruang atau kedalaman dapat ditempuh melelui beberapa cara, diantaranya: melalui penggambaran gempal, penggunaan perspektif, peralihan warna, gelap terang, dan tekstur, pergantian ukuran, penggambaran bidang bertindih, pergantian tampak bidang, pelengkungan atau pembelokan bidang, penambahan bayang-bayang.

6. Warna

Warna adalah salah satu unsur seni rupa yang membuat suatu ciptaan para seniman terasa hidup dan lebih eksresif. Warna berdasarkan teori warna terhadap cahaya terdapat tujuh spektrum warna. Salah satu teori warna dalam seni rupa adalah teori warna pigmen yaitu:
  • Warna Primer, terdiri atas merah, kuning, dan biru. Pengertian warna primer adalah warna dasar atau warna pokok yang tidak dapat diperoleh dari campuran warna lain.
  • Warna Sekunder, seperti ungu, oranye dan hijau adalah jenis pigmen yang dapat diperoleh dari mencampur kedua warna primer dalam takaran tertentu.
  • Warna Tersier, yakni warna yang dihasilkan melalui pencampuran warna sekunder
  • Warna analogus, yaitu deretan warna yang letaknya berdampingan dalam lingkaran warna, misalnya deretan dari warna ungu menuju warna merah, deretan warna hijau menuju warna kuning, dan lain-lain, 
  • Warna komplementer, yakni warna kontras yang letaknya berseberangan dalam lingkaran warna, misalnya, kuning dengan ungu, merah dengan hijau, dan lain-lain.

7. Tekstur

Pengertian tekstur sebagai unsur  seni rupa adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda ada yang memiliki tekstur berbeda dan adapun yang sama. Tekstur terdiri atas dua jenis yaitu nyata dan semu. Pengertian tekstur semu adalah kesan yang berbeda antara penglihatan dan perabaan terhadap sifat dan keadaan permukaan bidang benda karya seni rupa. Pengertian tekstur nyata adalah nilai raba yang sama antara penglihatan dan rabaan.

8. Gelap Terang

Gelap terang adalah unsur seni rupa yang bergantung terhadap intensitas cahaya. Semakin besar intensitas cahaya maka akan semakin terang, semakin kecil intensitas cahaya, maka akan semakin gelap. Dalam karya seni rupa dua dimensi, unsur gelap terang dibuat berdasarkan gradiensi dan pemilihan warna yang ada.

Fungsi Seni Rupa

Sekian penjelasan tentang unsur unsur seni rupa. Lalu kemudian, apa manfaat atau fungsi seni rupa? Mari simak manfaat dan fungsi seni rupa dibawah ini:
Fungsi seni rupa terdiri atas dua yaitu fungsi individual seni rupa dan fungsi sosial seni rupa.

Fungsi individual seni rupa

Fungsi seni rupa yang individual ada dua yaitu fisik dan emosional. Fungsi seni rupa secara fisik adalah pemenuhan kebutuhan fisik manusia baik yang dipakai langsung ataupun sebagai pelengkap dari aktivitasnya. Fungsi seni rupa secara emosional bagi individu adalah sebagai efek kerja sama antara pencipta seni atau seniman yang telah menyampaikan ekspresinya terhadap penikmat karya seni rupa, atau disebut apresiator.

Fungsi Sosial Seni Rupa

Fungsi seni rupa secara sosial ada empat yaitu pendidikan, rekreasi, komunikasi dan keagamaan.
Fungsi seni rupa terhadap pendidikan adalah sebagai sarana untuk mempermudah dan memperbagus cara pembelajaran dalam dunia pendidikan sehingga anak didik mampu menerima dan menangkap lebih cepat pembelajaran yang ada. Fungsi seni rupa terhadap rekreasi berhubungan dengan penyegaran dan pembaharuan kondisi emosional masyarakat seperti pembuatan taman rekreasi, dan pusat wisata lainnya oleh pemerintah menggunakan seniman. Fungsi seni rupa dalam komunikasi adalah mempermudah penyebaran dan penerimaan informasi kepada para penerima informasi dengan memberikan sentuhan kreativitas. Fungsi seni rupa dalam keagamaan salah satunya adalah mempermudah identifikasi kekhasan suatu agama.

Pengelompokan Seni Rupa

Seni rupa dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu karya seni murni, karya seni pakai atau terapan, dan karya seni rupa berdasarkan dimensinya. 
Pengertian karya seni rupa murni atau fine art adalah bentuk seni rupa yang diciptakan dengan lebih mengutamakan unsur ekspresi jiwa pembuatnya atau seniman tanpa mencampuradukannya dengan fungsi atau kegunaan tertentu. Karya seni rupa murni seperti seni lukis dan seni patung.
Pengertian karya seni pakai atau terapan (Applied art) adalah karya seni rupa yang lebih mengutamakan fungsi tertentu. Karya seni rupa terapan seperti seni grafis, seni dekorasi, reklame, ilustrasi, kerajinan/kriya, arsitektur, keramik, batik dan grafika.
Seni rupa berdasarkan dimensinya terbagi atas dua yaitu karya seni rupa dua dimensi dan karya seni rupa tiga dimensi. Pengertian karya seni rupa dua dimensi atau dwimatra adalah karya seni rupa yang terbentuk dari unsur panjang dan lebar. Sedangkan pengertian karya seni rupa tiga dimensi atau trimatra adalah karya seni rupa yang memiliki tiga unsur yaitu panjang, lebar, dan tinggi serta memiliki unsur kesan ruang, bentuk, dan volume. Contohnya bonsai, seni keramik, diorama dan lainnya.
Sekian artikel tentang pengertian seni rupa, unsur unsur seni rupa dan fungsi seni rupa serta pengelompokan seni rupa. Sekian dan terima kasih. Wassalam.

SUMBER : http://hariannetral.com/2015/07/pengertian-seni-rupa-unsur-unsur-fungsi-seni-rupa.html